clarisCHA’s

12 Desember 2008

Food-a-Holic

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — clarischa @ 8:58 pm

Halo semua !

Wah wah, kemaren WP sempat error yah. Jadi, maap deh kalo baru posting skarang. Maap juga buat mba nisa yah. Jadi gak bisa liat blog saya. Hehehe …

Back to the topic

Kemaren waktu gue, nyokap sama via ke suatu rumah makan gue baru sadar bahwa ternyata gue ..

Foodaholic

Gini ceritanya

Nyokap [N] : Lho, bukannya ini chicken ya?

Gue [G] : Iya kali Ma. Kayak chicken tapi masa sih ? *mule nyuil*

N : Iya ah Cha. Ini chicken. Kamu tadi pesennya beef kan ?

G : Iya kali Ma *uda mule nyebul”*

*mas”nya dateng* : Maaf ini pesennya tadi beef ya ? Ini chicken smua

G : Lah ? *bengong mulut mangap*

N : Iya Mas. Biar ini buat anak saya yang satunya.

G : *ngliatin si setik ayam berpindah kekuasaan*

Abis selese makan setik, gue pun pergi ke GM. Mau nonton si jago merah sama temen” sekelas. Hehehe. Seru juga ternyata. I can’t stop laughing :D

Bicara tentang filmnya, film ini mah lucu pisan euy. Si Ringgo, Desta, Judika, sama gatau-tuh-namanya kocak banget. Akting mereka TOP deh buat pelampiasan anak” yang abis ulangan. Refreshing deh.

Hehehe.

Gini ringkasan filmnya yang gue ambil dari 21cineplex.com

Gito Prawoto (Desta Club 80’s), Dede Rifai (Ringgo Agus Rahman), Kuncoro Prasetyo (Ytonk Club 80’s) & Rojak Panggabean (Judika) terancam D.O. gara-gara menunggak uang kuliah selama 4 semester berturut-turut, orang tua mereka ternyata sudah tidak bisa lagi membiayai kuliah. Pihak Kampus  memberikan kelonggaran agar mereka bisa tetap kuliah, tapi tetap harus membayar minimal satu semester dalam waktu beberapa hari

Masing-masing mencari uang. Ternyata mereka tetap butuh biaya untuk hidup sehari-hari, apalagi sebagian dari mereka sebelumnya bergaya hidup ibu kota

Kuncoro memberikan solusi agar biaya operasional terjangkau dan mengajak mereka mencari rumah kontrakan dekat kampus, dan menjalani pola hidup sederhana. Solusi lainnya adalah kerja magang, tapi magang itu membuat mereka kelelahan. Jadwal kuliah menjadi berantakan. Gito mendapatkan ide untuk mencari part time job yang tidak melelahkan dan menyita banyak waktu yaitu sebagai pemadam kebakaran

Singkat cerita setelah ikut pelatihan, mereka diterima kerja magang di Pemadam Kebakaran, sebagai Pasukan Cadangan dengan perlengkapan seadanya dan diberi tugas untuk merawat mobil pemadam kebakaran yang sudah tua, yang dikenal dengan sebutan SI JAGO MERAH

Mahasiswa-mahasiswa “tidak-beruntung” ini mendapatkan jatidirinya lewat sebuah tindakan heroik tanpa pamrih yang membuat mereka mendapat penghargaan dari Walikota (Rano Karno)

Ada changcutersnya juga loh

Gatau gadungan ato asli tapi. Hehehe

Abis nonton itu, semuanya pada langsung ke rumah gue. Tetangga sampe pada kluar semua. Iyalah, anak 15 gitu ceweknya cuman 6. Biasanya juga gue ga pernah ngajak anak sebanyak itu. Lalu kami berjalan beriringan mirip sama anak panti asuhan. Engga dink. Hehehe.

Overall, gue seneng banget sih sama keadaan kemaren. I Love You ALL ;)

& Komentar »

  1. huuuhuu.
    enaknya uda nonton sii jago merah.
    gw sampe sekarang juga belom nonton :(
    masih ulum pulaaa.. X(

    Komentar oleh nurriey — 15 Desember 2008 @ 2:55 pm

  2. bagus nie

    Komentar oleh jusdvoohim — 16 Desember 2008 @ 11:04 pm

  3. bekasi. kao?

    Komentar oleh nurriey — 17 Desember 2008 @ 2:37 am

  4. Blognya banyak salju, jadi kedinginan nih…

    Komentar oleh zulham — 18 Desember 2008 @ 2:11 am

    • hehehe
      biar sesuai sama season di ln sana bung

      Komentar oleh clarischa — 19 Desember 2008 @ 12:28 pm

  5. lam kenal yao…
    keren.keren

    Komentar oleh kampret is haviz — 19 Desember 2008 @ 12:36 am

    • apanya yang keren ?
      tapi makasih yaa
      sering mampir gitu
      hehehe

      Komentar oleh clarischa — 19 Desember 2008 @ 12:28 pm

  6. aku di solo aja nurr :)
    ulum kapan nih ?

    Komentar oleh clarischa — 19 Desember 2008 @ 5:42 am

  7. iaa ak ks..
    ok.ok
    ak sering mampir deh..
    hhe

    Komentar oleh kampret is haviz — 19 Desember 2008 @ 9:20 pm


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.